Religi

Belajar dari Dzulqarnain: Kekuasaan Itu Amanah, Bukan Tujuan

62
×

Belajar dari Dzulqarnain: Kekuasaan Itu Amanah, Bukan Tujuan

Sebarkan artikel ini

Oleh: Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A.

Assoc. Prof. Dr. H. Usman Jakfar, Lc., M.A. menyampaikan kajian tentang pelajaran kepemimpinan dari kisah Raja Dzulqarnain yang diabadikan dalam QS. Al-Kahfi ayat 83–98(Istimewa)

Tidak ada jabatan yang abadi. Tidak ada kekuasaan yang berlangsung selamanya. Tidak ada kekayaan yang dapat dibawa mati.

Karena itu, pertanyaan terpenting bukanlah seberapa tinggi jabatan yang pernah diraih, tetapi untuk apa kekuasaan itu digunakan ketika masih berada dalam genggaman.

Pesan untuk Pemimpin Hari Ini

Kisah Dzulqarnain bukan sekadar kisah masa lalu. Nilai-nilainya sangat relevan bagi pejabat, pengusaha, tokoh masyarakat, kepala keluarga, hingga siapa pun yang memiliki tanggung jawab terhadap orang lain.

Dari Dzulqarnain, manusia belajar bahwa pemimpin harus kuat tanpa menjadi zalim, tegas tanpa kehilangan keadilan, berilmu tanpa menjadi sombong, serta berkuasa tanpa melupakan rakyat yang membutuhkan perlindungan.

Jadilah pemimpin dengan semangat Dzulqarnain: kuat, adil, membantu rakyat, menggunakan ilmu untuk menghadirkan solusi, dan selalu ingat bahwa semua yang dimiliki hanyalah titipan Allah SWT.

Sebab pada akhirnya, punya kuasa berarti punya tanggung jawab, dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *