“Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri.”
Kini, ketika banjir datang lebih cepat daripada solusi, tanah longsor datang lebih sering daripada rapat koordinasi, dan hutan tumbang lebih banyak daripada janji rehabilitasi, ayat dan hadis itu terasa seperti breaking news yang sudah terbit sejak 14 abad lalu.
Tinggal satu pertanyaan:
Kapan kita berhenti merusak dan mulai memperbaiki?Karena alam sudah berbicara.Al-Qur’an sudah memperingatkan.Nabi sudah menegaskan.
Sisanya tinggal keberanian kita mengubah diri sebelum bencana berikutnya yang mengetuk.***












