Sumatera Utara

Bobby Nasution Minta Alokasi Dana Transfer Sumut 2027 Tak Dikurangi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana

99
×

Bobby Nasution Minta Alokasi Dana Transfer Sumut 2027 Tak Dikurangi, Fokus Percepat Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution berharap pemerintah pusat tetap mempertahankan besaran Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Sumut pada 2027, setidaknya sama dengan alokasi yang diterima pada 2026.

Harapan tersebut disampaikan Bobby saat membuka Rapat Koordinasi Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana TKD Tambahan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Selasa (14/7/2026).

Menurut Bobby, dukungan anggaran masih sangat dibutuhkan karena dampak bencana yang terjadi pada 2025 masih dirasakan masyarakat, terutama terhadap pemulihan ekonomi di sejumlah daerah.

“Kami harap 2027, TKD untuk daerah terkena bencana ini juga disamakan dengan 2026. Harapan kami bisa TKD tahun 2027 sama dengan di 2026 ketika TKD-nya dikembalikan,” ujar Bobby.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah mengembalikan alokasi TKD untuk Sumatera Utara sekitar Rp6 triliun. Dari jumlah tersebut, Pemerintah Provinsi Sumut menerima sekitar Rp1,1 triliun yang digunakan untuk mendukung rehabilitasi wilayah terdampak bencana.

Bobby menegaskan, Pemprov Sumut berkomitmen mengelola anggaran tersebut secara transparan dan siap menerima pengawasan agar pemanfaatannya tepat sasaran.

“Kami berkomitmen sama TKD yang diberikan, kami juga siap dimonitoring pelaksanaannya sampai dengan hari ini dan ke depannya,” katanya.

Selain itu, Bobby meminta pemerintah kabupaten dan kota di Sumut memanfaatkan tambahan anggaran tersebut untuk program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun program nonfisik yang mendukung percepatan pemulihan.

Ia juga mengajak seluruh pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan Pemprov Sumut agar rehabilitasi dan pembangunan pascabencana dapat berjalan lebih cepat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, mengungkapkan pemerintah telah mengalokasikan tambahan TKD sebesar Rp10,68 triliun bagi tiga provinsi terdampak bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *