Rijanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat. Menurutnya, aksi tersebut menjadi bukti kuat bahwa semangat kemanusiaan dapat melampaui batas wilayah.
“Terima kasih kepada seluruh ASN dan donatur yang telah berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal jarak,” tuturnya.
Setelah diberangkatkan dari Blitar, bantuan akan dikumpulkan bersama bantuan dari sejumlah daerah lainnya melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan BPBD Jawa Timur.
Dari Surabaya, seluruh bantuan direncanakan diberangkatkan menuju NTT melalui jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Perak pada Kamis pagi.
Rijanto juga meminta para relawan memastikan seluruh logistik tetap aman selama perjalanan hingga tiba di lokasi tujuan.
“Semoga para relawan yang ikut berangkat mengirim logistik bantuan diberikan keselamatan di perjalanan. Tolong bantu jaga barang bantuan agar utuh, tidak rusak sampai tujuan,” ujarnya.
Tak berhenti pada pengiriman bantuan kali ini, Pemkab Blitar juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat maupun pihak lain yang ingin turut membantu korban gempa NTT.
Donasi akan dibuka hingga 20 September 2026 melalui rekening BRI PMI Kabupaten Blitar maupun Bank Jatim BPBD Kabupaten Blitar.
Rijanto berharap kepedulian masyarakat terus mengalir sehingga kebutuhan warga terdampak dapat terbantu, terutama selama proses pemulihan pascabencana.
“Jika ada yang mau menyumbang, bisa melalui rekening BRI PMI Kabupaten Blitar atau Bank Jatim BPBD Kabupaten Blitar. Insyaallah sampai tanggal 20 September nanti kita buka donasi dan akan diserahkan kepada korban terdampak,” pungkasnya.(didik)












