Selain itu dari rekaman CCTV di jalan Pantai Labu -Lubuk Pakam tepatnya di Simpang gang Pelak/ Kebun Sayur desa Sekip, terlihat puluhan orang dengan mengendarai sepeda motor ngumpul di pinggir jalan yang jaraknya tak jauh dari penemuan jasad MI.
” Mereka ngumpul di malam adik saya tewas itu pada tanggal (13/04/2025) dini hari dari pukul 00.00 hingga pukul 05.30 Wib dan dari CCTV, ngumpul nya di jalan gang pelak juga yang jaraknya dekat dengan TKP mayat adik saya dan sekitar pukul 06.00 WIB Adik saya ditemukan warga sekitar sudah tidak bernyawa” ujar Dicky.
“Dengan semua yang sudah kami temukan disekitar lokasi dan juga rekaman CCTV, Kami meminta ini diusut tuntas bang, ini bukan kecelakaan lalulintas, adik saya ini dibunuh , semua orang melihat luka adik saya ini , ini bukan kecelakaan lalulintas, tapi ini kasus pembunuhan.
Untuk itu kami berharap dengan sangat memohon keadilan kepada pihak kepolisian agar segera menangkap para kawanan pelaku yang membunuh adik saya ini bang ” Sambung Dicky
Pendampingan Psikologi
Pasca pemberitaan tentang tewasnya MI Siswa SMPN 4 Lubuk Pakam, kini mendapat perhatian khusus dari Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan keluarga berencana (P3AP2KB) Kabupaten Deli Serdang.
Pihak P3AP2KB Kabupaten Deli Serdang langsung turun ke Sekolah dan kerumah duka di jalan Tali Air dusun Ampera Utara untuk menjumpai orang tua korban.
“Saya baca di berita, ini korban masih anak anak, kami langsung mengecek ke sekolah dan rumah korban, ia tadi dari UPT PPA Kecamatan di bawah naungan kita langsung memberi pendampingan kepada keluarga, pendampingan Psikologi, karena tentunya keluarga maupun orang tua pasti trauma dan sangat kehilangan” sebut Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Deliserdang Miska Gewasari saat di konfirmasi via panggilan WhatsApp.
“Lebih lanjut, kalau soal korban meninggalnya karena apa, itu pihak berwajib yang nangani , kita intinya membantu keluarga korban memberi semangat pendampingan Psikologi” sambung Miska Gewasari.(yu_di)












