Polhukam

Densus 88 dan BBPVP Medan Bersinergi Cegah Penyebaran Paham Radikalisme

283
×

Densus 88 dan BBPVP Medan Bersinergi Cegah Penyebaran Paham Radikalisme

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88 AT) Polri melalui Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Sumatera Utara melaksanakan sosialisasi pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme di Aula Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Kamis, 23 Oktober 2025.

Kegiatan yang bertepatan dengan pembukaan Pelatihan Project Based Learning Batch IV ini merupakan hasil kerja sama antara Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri dan BBPVP Medan.

Acara dihadiri oleh Kepala BBPVP Medan, Faied Abdurrahman Nur Yuliono, Subkoordinator Program Fandi Ahmad, serta sejumlah pejabat bidang pelatihan.

Sebagai narasumber, Ipda Kunto Adi Wibowo, S.H., M.H. dari Densus 88 AT menyampaikan materi mengenai bahaya penyebaran paham radikal dan terorisme.

Ia menyoroti peran media sosial sebagai saluran utama penyebaran ideologi ekstrem di era digital.

 

“Era digitalisasi membuat penyebaran paham radikal semakin cepat. Media sosial kini menjadi ruang yang banyak dimanfaatkan kelompok teror untuk menanamkan ideologi mereka. Karena itu, kewaspadaan digital sangat penting,” ujar Ipda Kunto.

 

Kepala BBPVP Medan, Faied Abdurrahman Nur Yuliono, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut dia, sinergi dengan Densus 88 AT sejalan dengan misi BBPVP Medan dalam membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki ketahanan ideologis dan semangat kebangsaan yang kuat.

 

“Kami ingin memastikan peserta pelatihan memahami pentingnya menjaga persatuan dan menolak paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila,” kata Faied.

 

Melalui sosialisasi ini, peserta pelatihan diharapkan menjadi agen pencegahan di lingkungan masing-masing dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Densus 88 AT dalam memperkuat sinergi antarlembaga guna membangun masyarakat yang lebih aman dan tangguh terhadap pengaruh paham radikalisme.(Akbar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *