Bisnis dan Teknologi

Ekonomi Sumut Tumbuh 4,55 Persen, APBN Dorong Penurunan Kemiskinan

246
×

Ekonomi Sumut Tumbuh 4,55 Persen, APBN Dorong Penurunan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp 14,74 triliun kepada 248.587 debitur, setara 21,43 persen dari pelaku UMKM di Sumatera Utara.

Penyaluran terbesar mengalir ke sektor pertanian sebesar Rp 7,14 triliun. Sementara itu, pembiayaan Ultra Mikro (UMi) mencapai Rp 937,75 miliar kepada 152.007 debitur, dengan dominasi sektor perdagangan. Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan menjadi daerah penerima terbesar.

Dari sisi penerimaan, pajak yang dihimpun Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara mencapai Rp 25,4 triliun atau 78,04 persen dari target.

Penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp 3,50 triliun atau 193,52 persen dari target, didorong oleh bea keluar CPO yang mencapai Rp 2,286 triliun, naik 168 persen secara tahunan.

Penerimaan negara bukan pajak dari kekayaan negara dan lelang tercatat Rp 115,12 miliar, tumbuh 26,73 persen.

“Perekonomian Sumatera Utara tetap resilien di tengah ketidakpastian global berkat optimalisasi APBN yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar narasumber dalam konferensi tersebut. Pemerintah memproyeksikan pada 2026 fokus kebijakan akan diarahkan pada penguatan ekspor, pengendalian inflasi, dan pemerataan pertumbuhan ekonomi.(Anggi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *