Polhukam

Empat Personel Irwasda Poldasu Bongkar Kampung Narkoba, SMSI: Layak Diberi Penghargaan

422
×

Empat Personel Irwasda Poldasu Bongkar Kampung Narkoba, SMSI: Layak Diberi Penghargaan

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Dengan hanya mengenakan celana pendek dan gaya “acek-acek”, seorang polisi menyamar sebagai pembeli sabu di sebuah sudut kelam Kisaran Kota, Kabupaten Asahan.

Bersama tiga rekannya, dia menyusup ke jantung kampung narkoba yang selama tiga tahun menjadi simbol kebuntuan hukum di Sumatera Utara.

Hasilnya, satu kaki tangan bandar besar diringkus, dan tujuh gram sabu disita. Masyarakat bersorak lega, dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut angkat suara: keempat personel ini layak diberi penghargaan.

“Kita patut mengapresiasi keberanian mereka. Ini bukti bahwa niat Kapolda memberantas narkoba bukan sekadar wacana,” ujar Ketua SMSI Sumut, Erris J Napitupulu, Minggu, 10 Mei 2025.

Operasi itu dilakukan oleh Tim Irwasda Polda Sumut, unit yang lazimnya tak berkutat dengan urusan narkotika.

Mereka bertugas mengawasi dan mengaudit kinerja internal kepolisian. Namun dua pekan lalu, dipimpin Irwasda Kombes Pol Nanang Masbudi dan Ketua Tim Kombes Pol Famudin, empat personel justru turun langsung ke lapangan, menembus kampung narkoba di Pangkalan Titi, Jalan Prof HM Yamin—wilayah yang disebut-sebut “dikepung bekingan”.

“Selama tiga tahun tak tersentuh hukum. Tapi mereka masuk hanya berempat dan berhasil. Ini kerja sunyi, tapi dampaknya besar,” kata Erris.

Penyamaran dilakukan dengan cermat. Salah satu personel yang terjun ke lapangan bahkan berdandan seperti warga keturunan Tionghoa untuk mengelabui pengedar.

Setelah transaksi dipancing, tim bergerak cepat. Sejumlah pengguna sabu panik, berlarian, bahkan ada yang tercebur ke sungai.

Di tengah kekacauan itu, tim berhasil mengamankan Sawaludin, yang diduga anak buah bandar besar bernama Jamal.

“Harusnya mereka diberi penghargaan. Apalagi mereka bekerja di luar tupoksi. Ini bukti loyalitas dan semangat reformasi internal Polri,” tambah Erris.

Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan bahwa setiap personel yang menunjukkan kinerja luar biasa memang bisa diajukan untuk mendapat penghargaan.

“Tapi keputusan tetap di tangan pimpinan,” ujarnya, Sabtu malam, 9 Mei 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *