Menurut FITRA, mekanisme pengawasan yang lebih banyak bertumpu pada pengawasan internal lembaga perlu dilengkapi pemeriksaan eksternal agar tidak seluruh proses pengawasan berada dalam satu rantai komando.
FITRA mengingatkan, Pasal 10 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 memberikan kewenangan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk meminta dokumen serta mengakses data, aset, lokasi, dan barang yang diperlukan dalam pemeriksaan.
Karena itu, alasan kerahasiaan tidak semestinya digunakan secara umum untuk menghalangi pemeriksaan keuangan negara.
Lima Risiko Penyalahgunaan Anggaran
FITRA mengidentifikasi sedikitnya lima risiko dalam pengadaan teknologi pengawasan yang dilakukan secara tertutup.
Pertama, kebutuhan anggaran sulit dipertanyakan, mulai dari alasan pengadaan, kapasitas alat yang dibutuhkan, hingga kemungkinan tumpang tindih pembelian antarunit.
Kedua, harga pengadaan lebih sulit diuji karena terbatasnya informasi mengenai spesifikasi, penyedia, dan pembentukan harga. Kondisi ini berpotensi memunculkan harga berlebih, komisi tersembunyi, serta ketergantungan terhadap vendor.
Ketiga, kekuasaan pengambilan keputusan berpotensi terkonsentrasi apabila satu rantai komando mengusulkan kebutuhan, menetapkan kerahasiaan, memilih penyedia, menerima barang, sekaligus menilai keberhasilan pengadaan.
Keempat, penyalahgunaan alat untuk kepentingan pribadi, bisnis, persaingan jabatan, maupun politik dapat menjadi bentuk penyimpangan penggunaan anggaran negara, selain berpotensi melanggar hak privasi masyarakat.
Kelima, alasan kerahasiaan berpotensi digunakan untuk menghalangi pemeriksaan terhadap harga, pembayaran, keberadaan barang, maupun pemanfaatan alat tersebut.
FITRA menegaskan, skema pengadaan rahasia tidak otomatis menunjukkan adanya korupsi. Namun, pembatasan keterbukaan harus diimbangi pengawasan yang lebih kuat dan independen.
Desak UU Penyadapan dan Pengawasan Independen
Lebih lanjut, FITRA menilai Indonesia masih membutuhkan regulasi komprehensif yang secara khusus mengatur penggunaan teknologi penyadapan, termasuk spyware.












