MEDAN I TERITORIAL24.COM – Fraksi PKS DPRD Kota Medan menyoroti rendahnya realisasi APBD 2026.
Hingga semester pertama, realisasi pendapatan daerah baru mencapai 40,2 persen, sementara belanja masih di bawah 20 persen.
Hal itu disampaikan Juru Bicara Fraksi PKS, H. Kasman bin Marasakti Lubis, Lc, MA, dalam rapat paripurna DPRD Medan, Selasa (29/9/2026).
Kasman meminta Pemko Medan memastikan anggaran Perubahan APBD 2026 tepat sasaran dan diprioritaskan untuk kebutuhan masyarakat, seperti perbaikan jalan, drainase, lampu penerangan jalan, bantuan sosial serta penguatan UMKM.
“Jangan sampai anggaran yang telah ditetapkan hanya menghasilkan kegiatan yang bersifat seremonial, sementara kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak belum tertangani,” tegasnya.
PKS juga meminta OPD mengevaluasi program dengan realisasi rendah, sekaligus memastikan setiap kegiatan memiliki sasaran dan indikator yang jelas.
Selain itu, PKS menyoroti penurunan PAD sebesar 5,59 persen. Pemko didorong memperkuat digitalisasi, memperluas basis pajak dan menutup potensi kebocoran penerimaan.
Fraksi PKS turut meminta pemerataan anggaran, keterbukaan melalui dashboard realisasi anggaran, serta perhatian lebih terhadap penanganan banjir, sampah, ruang terbuka hijau dan layanan dasar.
Khusus persoalan banjir, PKS mendesak Dinas SDABMBK segera menyiapkan blueprint atau peta drainase Kota Medan sebagai bagian dari upaya penanganan banjir secara terintegrasi.(Akbar)












