TERITORIAL24.COM,PEKANBARU – Suasana religius menyelimuti Masjid Pesantren IBS 4 Tanah Putih pada Ahad (27/7/2026).
Sejak pagi, para santri tahfidz mengikuti kegiatan murojaah hafalan Al-Qur’an yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan, menghadirkan nuansa damai di lingkungan pesantren.
Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibaca para santri menciptakan atmosfer spiritual yang menenangkan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan rutin Program SPM Santri IBS dalam membentuk generasi penghafal Al-Qur’an yang berakhlak mulia dan berkarakter.
Selain kegiatan tahfidz, suasana pesantren semakin semarak dengan penampilan tim seni hadroh santri IBS.
Irama shalawat yang dilantunkan memberikan warna tersendiri sekaligus memperkuat nilai-nilai kecintaan kepada Rasulullah SAW di kalangan santri dan masyarakat yang hadir.
Di balik penguatan ekosistem pendidikan Islam di lingkungan IBS, terdapat sejumlah tokoh yang berperan aktif dalam pembinaan santri.
Salah satunya adalah Kyai Jumakri, M.Pd., Gr.CPM., CMLP., CWC., yang memimpin IBS 2 Tenayan, Pekanbaru.
Kyai Jumakri dikenal sebagai sosok pendidik yang mengedepankan kedisiplinan, keteladanan, dan pendekatan kekeluargaan kepada para santri.
Pengalamannya sebagai pembina pramuka serta penulis buku menjadi modal dalam membangun karakter santri agar memiliki kemampuan akademik, kepemimpinan, dan keterampilan yang seimbang.
Dalam menjalankan kepemimpinan di lingkungan pesantren, beliau juga aktif mendorong lahirnya budaya belajar, kemandirian, dan semangat dakwah di kalangan santri.
Pendekatan tersebut dinilai memberikan motivasi bagi para santri untuk terus berkembang, baik dalam aspek keilmuan maupun pembentukan akhlak.
Tidak hanya berkiprah di lingkungan pesantren, Kyai Jumakri juga rutin mengisi berbagai kegiatan dakwah di sejumlah daerah.
Salah satunya melalui Tabligh Akbar Isra Mikraj di Masjid Darun Nahdoh, Desa Pematang Sikek, Kabupaten Rokan Hilir.
Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan kajian bertema “Tips Menaikkan Maqam Salat dari Ritual Menjadi Spiritual dan Berdampak dalam Kehidupan Sehari-hari”, yang mengajak umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah sehingga memberi pengaruh positif dalam kehidupan.












