Profil - Sosok

Pedang Pora di Ujung Pengabdian, Dua Personel Polres Sergai Tinggalkan Seragam dengan Penuh Haru

76
×

Pedang Pora di Ujung Pengabdian, Dua Personel Polres Sergai Tinggalkan Seragam dengan Penuh Haru

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, SERDANG BEDAGAI – Ada yang berbeda di Aula Patriatama Polres Serdang Bedagai, Sabtu (15/8/2026).

Bukan hanya seremoni pelepasan personel, tetapi sebuah perpisahan yang menyimpan perjalanan panjang, kenangan, dan rasa haru setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai anggota Polri.

Dua personel Polres Serdang Bedagai, AKP (Purn) John Harto Panjaitan, S.Sos., S.H., M.H. dan Aiptu (Purn) Sukadenan, S.Pdi., resmi memasuki masa purna bakti.

Hari itu menjadi salah satu momen yang tidak mudah dilupakan. Seragam yang selama ini menjadi bagian dari keseharian mereka akhirnya dilepas, sementara rekan-rekan yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari perjalanan pengabdian turut mengantar ke gerbang kehidupan baru.

Suasana haru semakin terasa ketika keduanya menyampaikan pesan dan kesan di hadapan Kapolres, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, personel, serta keluarga besar Bhayangkari.

Tidak ada lagi rutinitas apel, panggilan tugas, maupun kewajiban mengenakan seragam setiap hari. Namun, pengalaman selama berdinas tentu tidak ikut pensiun.

Dua personel Polres Serdang Bedagai, AKP (Purn) John Harto Panjaitan, S.Sos., S.H., M.H. dan Aiptu (Purn) Sukadenan, S.Pdi., resmi memasuki masa purna bakti, Sabtu 15 Agustus 2026.

Ilmu dan Pengalaman Jangan Ikut Pensiun

 

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas pengabdian kedua personel tersebut.

Menurut Kapolres, purna bakti bukan berarti berhentinya seluruh kontribusi seorang anggota Polri. Ilmu, pengalaman dan keteladanan yang telah diperoleh selama berdinas diharapkan tetap dapat diwariskan kepada personel yang lebih muda.

“Ilmu personel yang purna bakti diharapkan dapat diturunkan kepada junior-junior yang masih aktif untuk meningkatkan kualitas kami dalam melaksanakan tugas,” ujar Kapolres.

Pesan tersebut seolah mengingatkan bahwa masa pengabdian memang memiliki batas, tetapi pengalaman dan nilai-nilai pengabdian tidak pernah mengenal masa pensiun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *