TERITORIAL24.COM, MEDAN – Wakil Ketua DPRD Medan, H Hadi Suhendra, angkat bicara terkait kerusuhan yang terus berlanjut di kawasan Belawan.
Ia menilai konflik antarwarga yang sering terjadi di lorong-lorong pemukiman tersebut dipicu oleh kemiskinan ekstrem dan lemahnya kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Untuk kali ini Pemko Medan harus segera hadir menyikapi persoalan ini dan menyelesaikan masalah. Begitu juga penegak hukum harus menindak tegas siapa saja yang terlibat dalam kerusuhan,” tegas Hadi Suhendra kepada wartawan, Selasa (22/4/2025).
Sebagai wakil rakyat dan tokoh pemuda dari Medan Utara, Hadi menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi penyelesaian konflik yang telah mengganggu aktivitas dan memperparah kondisi ekonomi warga.
Menurutnya, keterlibatan aktif Pemko Medan, aparat hukum, tokoh masyarakat, serta pengusaha di wilayah Medan Utara sangat dibutuhkan.
Ia menjelaskan bahwa akar persoalan kerusuhan di Belawan adalah kemiskinan dan rendahnya kualitas sumber daya manusia. Banyak warga di Belawan yang menganggur dan tidak memiliki keterampilan yang memadai.
“Langkah yang harus diambil yakni penyelamatan ekonomi warga dan peningkatan SDM. Warga pengangguran harus diberdayakan, dipekerjakan di perusahaan-perusahaan yang ada di Medan Utara, serta mendapat pelatihan dan pendidikan gratis,” ungkap politisi dari Partai Golkar itu.
Hadi juga menyoroti keterlibatan anak-anak di bawah umur dalam aksi kekerasan. Ia menyebut, minimnya pendidikan menjadi penyebab utama anak-anak mudah terlibat dalam konflik, termasuk dalam perebutan lahan parkir dan masalah sosial lainnya.
Ia meminta Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan Dinas Tenaga Kerja Kota Medan untuk segera turun tangan memetakan permasalahan dan mengambil langkah konkret.
Sementara itu, untuk para pelaku kerusuhan, Hadi mendesak pihak kepolisian agar bertindak tegas. Ia bahkan meminta polisi melakukan penangkapan langsung dengan dukungan kepala lingkungan (kepling) yang dinilai mengetahui para pelaku.
“Tangkap pelakunya, jemput dari rumahnya. Kepling pasti tahu siapa dalangnya. Orang tua juga harus mendukung langkah polisi untuk memberikan pembinaan dan efek jera,” pungkas Hadi Suhendra, yang mewakili Dapil 2 Medan Utara.(Anggi)












