Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari rangkaian operasi BNNP Sumut dalam menekan peredaran narkotika di wilayah Sumatera Utara.
Selain membongkar jaringan di darat, BNNP Sumut juga terus menelusuri jalur masuk narkotika melalui wilayah perairan yang dinilai rawan dimanfaatkan sindikat penyelundupan.
Josua mengakui, pemberantasan narkoba masih menghadapi berbagai kendala. Keberadaan kampung-kampung narkoba serta rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap bahaya narkotika menjadi tantangan yang harus ditangani secara bersama-sama.
“Ke depan, kami akan terus berjuang memutus jaringan dan memberantas peredaran narkoba,” katanya.
Ia menegaskan, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum. Peran pemerintah daerah, kepolisian, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkoba sekaligus melindungi generasi muda. (Ari)












