Bisnis dan Teknologi

KAI Sumut Mulai Angkutan Nataru, Tambah Kursi dan Perkuat Pengamanan

304
×

KAI Sumut Mulai Angkutan Nataru, Tambah Kursi dan Perkuat Pengamanan

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memulai masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sejak Kamis, 18 Desember 2025.

Masa angkutan berlangsung selama 18 hari hingga 4 Januari 2026, ditandai dengan apel gelar pasukan di kantor KAI Divre I Sumut.

Pelaksana Tugas Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan seluruh infrastruktur jalur kereta api di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi siap operasi meskipun sempat terdampak banjir besar pada akhir November lalu.

“Saat ini seluruh jalur telah dinyatakan aman dan siap melayani pelanggan,” kata Anwar.

Selama masa angkutan Nataru, KAI Divre I Sumut mengoperasikan 22 perjalanan kereta api per hari, termasuk dua perjalanan tambahan dan fakultatif KA Sribilah Utama.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada rute favorit, KAI menambah satu kereta kelas ekonomi pada rangkaian KA Putri Deli dan KA Siantar Ekspres.

Penambahan tersebut meningkatkan kapasitas angkut menjadi 186.768 tempat duduk selama masa angkutan atau rata-rata 10.376 kursi per hari, naik sekitar 11 persen dibandingkan kapasitas awal.

Berdasarkan data penjualan per 18 Desember 2025, sebanyak 66.173 tiket telah terjual untuk periode angkutan Nataru.

Pada hari pertama keberangkatan, tercatat 6.079 penumpang menggunakan layanan kereta api.

Anwar menyebut harga tiket yang terjangkau, yakni Rp22 ribu untuk KA Siantar Ekspres dan Rp27 ribu untuk KA Putri Deli, diharapkan dapat mendorong mobilitas masyarakat serta mendukung sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Dari sisi keselamatan, KAI menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di 17 titik rawan guna mengantisipasi bencana hidrometeorologi.

Selain itu, sebanyak 140 petugas tambahan dikerahkan, terdiri atas penjaga perlintasan sebidang dan petugas pemeriksa jalur.

Pengamanan di stasiun dan sepanjang lintasan juga diperkuat dengan total 342 personel, termasuk 46 anggota TNI dan Polri. KAI juga menyiapkan 28 lokomotif dan 73 unit sarana kereta yang telah dinyatakan layak operasi setelah ramp check oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada November 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *