TERITORIAL24.COM,GAZA CITY – Kasus malnutrisi berat pada anak-anak di bawah usia lima tahun di Gaza City dilaporkan mengalami peningkatan tiga kali lipat dalam dua minggu terakhir.
Hal ini diungkapkan oleh organisasi kemanusiaan Médecins Sans Frontières (MSF) dalam laporan terbarunya, seperti dilansir The Guardian, Jumat (25/7/2025).
MSF menyebutkan, lonjakan tersebut terjadi di tengah kondisi blokade yang berkepanjangan.
Situasi ini membuat akses terhadap makanan, obat-obatan, dan susu formula bayi semakin terbatas. Akibatnya, anak-anak yang datang ke klinik MSF berada dalam kondisi memprihatinkan.
“Situasi di Gaza sangat mengerikan. Banyak anak-anak yang tiba dengan tubuh kurus kering, tulang menonjol, dan mengalami komplikasi serius akibat kekurangan gizi,” ungkap tenaga medis MSF.
Kondisi ini membuat rumah sakit dan klinik di Gaza kewalahan menangani pasien.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah memperingatkan adanya krisis kelaparan massal yang disebabkan oleh blokade yang berlangsung lama.
Banyak anak-anak yang meninggal akibat gizi buruk, termasuk bayi dengan berat badan lebih ringan dari saat mereka lahir.
MSF mendesak komunitas internasional untuk segera membuka jalur bantuan kemanusiaan guna mengirimkan pasokan makanan, air bersih, serta perawatan medis ke Gaza.
“Jika tidak ada intervensi segera, lebih banyak anak-anak yang akan kehilangan nyawa,” tegas MSF dalam pernyataannya.***












