Sumatera Utara

Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama

82
×

Kejar Target PAD 2026, Wagub Sumut Minta OPD dan BUMD Bergerak Bersama

Sebarkan artikel ini

MEDAN I TERITORIAL24.COM – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memperkuat koordinasi untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga akhir 2026.

Surya menilai percepatan penerimaan daerah diperlukan untuk memastikan target pendapatan yang telah ditetapkan dapat tercapai sekaligus menjaga kinerja keuangan Pemprov Sumut.

Hal itu disampaikan Surya saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Akselerasi Percepatan Target Realisasi PAD Semester II Tahun 2026 di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (23/9/2026).

“Dalam optimalisasi pendapatan ini, kita harus satu bahasa dan satu langkah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Terutama kepada 15 OPD dan BUMD,” ujar Surya.

Untuk mempercepat pencapaian target, Pemprov Sumut telah membentuk Tim Optimalisasi Penerimaan Retribusi Daerah. Berdasarkan Keputusan Gubernur, Surya ditunjuk sebagai Ketua Tim, Sekretaris Daerah sebagai sekretaris, dan Kepala Badan Pendapatan Daerah sebagai koordinator.

Tim teknis tersebut melibatkan Bappelitbang, BKAD, Inspektorat dan Biro Hukum. Surya meminta Sekretaris Daerah dan instansi terkait memastikan seluruh anggota tim aktif mengikuti evaluasi sehingga berbagai kendala dalam pencapaian target penerimaan dapat segera ditindaklanjuti.

 

Pendapatan Daerah Capai Rp8,9 Triliun

 

Dalam rapat tersebut, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumut Timur Tumanggor memaparkan realisasi anggaran per 22 September 2026.

Total pendapatan daerah telah mencapai Rp8,9 triliun atau 69,8 persen dari target Rp12,8 triliun. Capaian tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang berada di angka 59,06 persen.

Sementara itu, PAD Sumut tercatat terealisasi 59,15 persen atau sekitar Rp4,1 triliun dari target Rp6,9 triliun.

Pendapatan transfer telah mencapai 82,66 persen atau Rp4,8 triliun dari target Rp5,8 triliun. Sedangkan realisasi belanja berada di angka 51,8 persen dari pagu Rp12,8 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *