Iblis menolak perintah Allah untuk bersujud kepada Nabi Adam AS lantaran merasa dirinya lebih baik.
“Begitu pula dalam kehidupan kita. Betapa banyak perselisihan dalam rumah tangga, tempat kerja, bahkan di tengah masyarakat yang bermula dari rasa paling benar dan enggan menerima nasihat,” ungkapnya.
Menutup khutbahnya, Ustadz Yanda mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa membersihkan hati dari sifat sombong dengan memperbanyak istigfar, membiasakan sikap tawadhu’, menerima kebenaran dari siapa pun yang menyampaikannya, serta menghormati setiap manusia tanpa memandang status sosial maupun latar belakangnya.
Khutbah tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam bahwa kerendahan hati merupakan akhlak yang sangat dicintai Allah.
Dengan menjauhi kesombongan dan membiasakan diri menerima kebenaran serta menghargai sesama, diharapkan tercipta kehidupan yang lebih damai, harmonis, dan penuh keberkahan.***












