Di akhir khutbah, Ustadz Yanda Hardiyansah mengajak seluruh jamaah melakukan muhasabah atau introspeksi diri sebelum datangnya ajal yang tidak dapat ditunda maupun dipercepat.
Ia mengingatkan firman Allah SWT dalam Surah Al-A’raf ayat 34 bahwa ketika ajal telah tiba, tidak ada seorang pun yang mampu mengundurkan ataupun memajukannya walau sesaat.
Melalui khutbah tersebut, jamaah diajak bertanya kepada diri masing-masing, apakah salat sudah benar, taubat telah dilakukan dengan sungguh-sungguh, telah meminta maaf kepada sesama, membahagiakan kedua orang tua, serta menyiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat.
Khutbah ditutup dengan doa agar seluruh kaum Muslimin memperoleh husnul khatimah, meninggal dunia dalam keadaan beriman, membawa amal saleh yang diterima Allah SWT, dan memperoleh rahmat-Nya di akhirat.***












