Kolaborasi antara Pemko Medan dan Pemprovsu
Pada kesempatan itu, Bobby Nasution juga mengajak calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan terpilih, Rico Waas dan Zakiyuddin Haharap, untuk turut berkomitmen dalam mewujudkan proyek besar ini.
“Jika lokasi pembangunan Hindu Center berada di Medan, maka nantinya akan melibatkan Pemko Medan dan Pemprovsu. Kita bisa berbagi peran, baik dalam hal tanah maupun bangunannya,” ujar Bobby.
Rico Waas yang turut serta dalam pembicaraan tersebut, menegaskan kesiapan mereka untuk melanjutkan rencana pembangunan Hindu Center bersama Pemprovsu.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan Hindu Center dan memastikan bahwa keberagaman budaya dan agama tetap terjaga dengan baik di Medan,” tegasnya.
Zakiyuddin Haharap, pasangannya yang akan mendampingi Rico sebagai Wakil Wali Kota Medan, turut menambahkan bahwa mereka akan berusaha untuk memastikan pembangunan Hindu Center berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Medan.
“Pembangunan ini bukan hanya untuk umat Hindu, tetapi juga untuk meningkatkan nilai-nilai toleransi dan kerukunan di kota kita,” ujar Zakiyuddin.
Keharmonisan dalam Keberagaman
Thaipusam Medan Street Festival 2025 bukan hanya menjadi ajang perayaan bagi umat Hindu, tetapi juga sebuah bukti betapa pentingnya keberagaman dan keharmonisan antar umat beragama di kota ini.
Kolaborasi antara Pemko Medan dan Pemprovsu dalam mewujudkan Hindu Center menunjukkan bahwa Medan, sebagai kota dengan beragam suku, agama, dan budaya, terus berkomitmen untuk menjaga kerukunan di antara seluruh lapisan masyarakat.
Festival ini, dengan segala kemeriahannya, menyatukan berbagai elemen masyarakat untuk merayakan tradisi dan budaya Hindu.
Ini juga menjadi simbol bahwa Medan akan terus berkembang menjadi kota yang lebih inklusif, di mana semua agama dan budaya mendapat tempat yang layak untuk berkembang.
Dengan terjalinnya komitmen antara PHDI, Pemko Medan, dan Pemprovsu, pembangunan Hindu Center menjadi langkah nyata untuk mewujudkan Medan sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga secara sosial dan budaya.












