Padahal, kata As’ad, “Kereta api bukan sasaran latihan lempar batu, dan masinis bukan target moving.”
KAI berharap masyarakat ikut menjaga keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api. Karena kalau setiap minggu ada kaca pecah dan masinis luka, perjalanan bukan cuma telat—tapi bisa berujung tragedi.
Kalau masih ada yang bandel, mungkin KAI perlu pasang spanduk besar di sepanjang rel:
“Dilarang Lempar Batu — Ini Bukan Ujian Akurasi!”(Anggi)












