Kunjungan ke sektor media ini menjadi yang pertama setelah sebelumnya pemantauan dilakukan di manufaktur, jasa, dan transportasi.
Menurut dia, lintas sektor penting untuk memetakan kebutuhan kompetensi yang terus berubah. Industri media, misalnya, kini bergerak cepat ke arah konvergensi digital dan otomatisasi produksi—sebuah gambaran kecil dari pergeseran besar dunia kerja.
Di tengah arus transformasi itu, pemerintah tampaknya ingin memastikan satu hal: peserta magang tak sekadar menjadi tenaga tambahan murah, melainkan talenta muda yang benar-benar siap bersaing. Pertanyaannya, seberapa konsisten perusahaan mitra akan memenuhi imbauan uji kompetensi itu?
Jika komitmen terjaga, program magang nasional berpeluang menjadi instrumen strategis menyiapkan angkatan kerja baru—bukan hanya kaya pengalaman, tetapi juga sahih dalam pengakuan keahlian.(Anggi)












