Bagi Mislin AS, salah satu carateker GAMI Deli Serdang, organisasi ini ibarat pelita kecil di tengah malam gelap. “Kalau bukan kita yang jaga budaya kita, siapa lagi?” katanya, lirih.
Sesi foto dan makan siang menutup perhelatan hari itu. Tapi, bagi sebagian pemuda yang hadir, Musda ini hanyalah awal dari perjalanan panjang: melestarikan budaya di tengah dunia yang terus berubah.(Akbar)












