“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial,” ujar Rico.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ramaddan, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengajak seluruh elemen kota berpartisipasi dalam pembangunan berkelanjutan. Menurut dia, tantangan pembangunan kian kompleks sehingga diperlukan kemitraan erat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk mewujudkan visi “Medan untuk Semua, Semua untuk Medan”.
Dalam kesempatan itu, Kota Medan menerima Piagam Penghargaan Paritrana Award 2025 tingkat Provinsi Sumatera Utara sebagai juara II kategori pemerintah kabupaten/kota.
Penghargaan tersebut diserahkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Medan Kota kepada Rico.
Selain itu, pemerintah kota juga memberikan apresiasi kepada 16 perusahaan atas partisipasi mereka dalam program CSR perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sepanjang 2025.
Di antaranya Bank Sumut, sejumlah rumah sakit swasta, perusahaan industri, hingga perusahaan perdagangan dan manufaktur.
Jamuan makan siang itu pun berakhir dengan pesan yang jelas: Medan ingin tumbuh sebagai kota yang ramah investasi, namun tetap berpihak pada perlindungan pekerja.
Di tengah kompetisi menarik modal dan membuka lapangan kerja, pemerintah kota berupaya memastikan satu hal—pertumbuhan ekonomi tidak mengorbankan rasa keadilan.(Anggi)












