Ketua MUI: Ulama Harus Menjadi Benteng dan Pengayom Umat
Ketua MUI Kota Tebing Tinggi H. M. Ghazali Saragih mengajak seluruh peserta Mukerda memberikan pemikiran dan masukan konstruktif agar forum tersebut mampu melahirkan keputusan yang benar-benar dapat diterapkan.
Menurutnya, terdapat sejumlah peran strategis yang harus terus diperkuat oleh MUI dalam menjalankan amanah keumatan.
“Pertama, kita harus menguatkan peran ulama sebagai benteng dan pengayom umat. Kedua, sebagai mitra strategis pemerintah, MUI siap mengawal pembangunan daerah, khususnya dalam pembinaan mental dan spiritual. Ketiga, kita harus menjaga kedamaian dengan memelihara kerukunan dan persatuan di tengah berbagai tantangan serta perbedaan demi ketenangan masyarakat,” ujarnya.
Ghazali berharap hasil Mukerda dapat menjadi pijakan bagi MUI dalam menjalankan program-program yang menyentuh langsung kepentingan umat.
“Semoga musyawarah ini melahirkan keputusan terbaik demi kemaslahatan umat dan kemajuan Kota Tebing Tinggi,” harapnya.
120 Peserta Bahas Program Kerja dalam 14 Komisi
Mukerda I MUI Kota Tebing Tinggi diikuti sebanyak 120 peserta. Para peserta berasal dari unsur Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan, ketua, sekretaris, serta anggota komisi.
Ketua Panitia Mukerda I, Ustadz Jama Rangkuti, M.Pd., mengatakan seluruh peserta dibagi ke dalam 14 komisi untuk membahas berbagai agenda dan program kerja MUI.
“Mukerda I ini diikuti oleh 120 peserta, terbagi ke dalam 14 komisi, terdiri dari Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan, ketua, sekretaris, serta anggota komisi,” jelas Jama Rangkuti.
Pembagian tersebut diharapkan membuat pembahasan lebih terarah sehingga berbagai rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi dasar pelaksanaan program MUI ke depan.
Hadir Unsur Forkopimda dan Tokoh Masyarakat
Pelaksanaan Mukerda turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Kota Tebing Tinggi.
Di antaranya Kapolres Tebing Tinggi AKBP Rina Frillya, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi Anda Yasser yang mewakili Ketua DPRD, Kaban Kesbangpol Ramadhan Barqah Pulungan, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Deni Saragih, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, Kabag Kesra Setdako Azanul Akbar Lubis, Ketua Baznas Khuzamri Amar, jajaran pengurus MUI, serta tamu undangan lainnya.












