Asahan - Tanjungbalai

Pemkab Asahan Gelar Pesantren Kilat Pelajar SMP

347
×

Pemkab Asahan Gelar Pesantren Kilat Pelajar SMP

Sebarkan artikel ini
Bupati Asahan Bupati Asahan Taufik Zainal Abidi Siregar S.Sos, Msi berdoa bersama dengan pelajar SMP dalam acara Pesantren Kilat di UPTD SMP Negeri 1 Pulau Rakyat, Rabu (19/03/2025).(gan)

TERITORIAL24.COM, Asahan-Pemkab Asahan menggelar Pesantren Kilat Ramadhan 1446 H bagi pelajar SMP, Rabu (19/03/2025).

Pesantren Kilat diikuti pelajar SMP Negeri dan Swasta itu digelar di 8 lokasi dan dibuka Forkopimda Asahan.

Delapan lokasi tempat penyelenggaraan Pesantren Kilat itu masing – masing, UPTD SMP Negeri 1 Pulau Rakyat, UPTD SMP Negeri 1 Bandar Pasir Mandoge, UPTD SMP Negeri 2 Kisaran, UPTD SMP Negeri 1 Simpang Empat, UPTD SMP Negeri 1 Kisaran, UPTD SMP Negeri 1 Tinggi Raja, UPTD SMP Negeri 2 Sei Kepayang Barat dan UPTD SMP Negeri 1 Bandar Pulau.

Pelaksanaan Pesantren Kilat tersebut untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan peserta didik serta membantu peserta didik melaksanakan ibadah puasa dengan tenang dan menyenangkan.

Selain itu dalam rangka membentuk karakter spritual yang kuat dan membantu peserta didik dalam memahami ajaran Islam.

“Kami berpesan kepada seluruh panitia, Guru Pendamping, Kepala Sekolah dan penangungjawab kegiatan agar benar-benar membimbing peserta didik ini, menjaga keamanan, ketertiban, pendidikan dan materi yang baik,” ujar Bupati Asahan Taufik Zainal Abidi Siregar S.Sos, MSi dalam sambutannya ketika membuka acara tersebut di UPTD SMP Negeri 1 Pulau Rakyat.

Di kesempatan itu Taufik juga berpesan agar peserta didik yang ikuti Pesantren Kilat tersebut agar sekembalinya dari kegiatan itu dapat mengimpelementasikan ilmu yang diperoleh didalam keluarga, masyarakat, berbangsa dan kehidupan beragama.

Karena perbuatan baik sesuai dengan tuntunan agama, tidak hanya saat di Pesantren Kilat tersebut, juga diharapkan dapat terus menerus dijaga. Perbuatan baik itu bukan hanya saat menjalankan ibadah, juga harus dilakukan dalam kehidupan sehari – hari di tengah masyarakat, hingga kita disenangi setiap orang.

Tidak hanya itu Taufik juga meminta agar peserta didik menjauhkan diri dari perbuatan yang melanggar etika dan agama seperti geng motor yang sedang marah saat ini, penggunaan HP yang berlebihan , pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba dan perbuatan buruk lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *