TERITORIAL24.COM, Asahan- Pemkab Asahan melaksanakan program Magang Nasional 2026 dan pelatihan produktivitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Pelaksanaan program Pemagangan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang dibuka Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP itu, di gelar di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Asahan, Jalan Husni Thamrin, Kisaran, Rabu (26/08/2026).
“Pemkab Asahan tetap berkomitmen untuk mensukseskan visi nasional dalam rangka mempercepat penyerapan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran terbuka,” ujar Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP sambutannya ketika membuka acara yang dijuga dihadiri Kepala OPD, Kepala Cabang BPS Asahan bersama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kisaran dan Direktur RSU Chatarina Kisaran itu.
Rianto mengatakan, tantangan terbesar para lulusan baru saat ini bukanlah kurangnya kompetensi akademik, melainkan minimnya pengalaman praktis di dunia kerja nyata.
Mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan kehadiran negara dalam rangka memberikan solusi konkret guna menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan riil sektor industri.
Ditambahkannya, program tersebut bukan sekadar pemagangan biasa, tetapi merupakan sebuah bentuk pemagangan kusus yang pesertanya mendapat jaminan dasar yang layak dari pemerintah.
Dimana pesertanya diberikan uang saku penuh, sesuai standar Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing.
Selain itu juga mendapat perlindungan jaminan sosial, berupa BPJS Ketenagakerjaan dengan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian serta sertifikasi resmi gratis dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah lulus uji kompetensi di akhir masa pemagangan.
“Gunakan waktu enam bulan ke depan dengan sebaik-baiknya. Jagalah nama baik daerah, tunjukkan etos kerja yang tinggi, disiplin, jujur, dan seraplah ilmu sebanyak – banyaknya,” imbuh Rianto.
Di kesempatan itu Rianto juga tidak lupa menitipkan peserta magang tersebut kepada lembaga mitra penempatan agar dapat memberikan bimbing melalui sistem pendampingan yang ketat. Langkah tersebut dalam rangka terbentuk tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan siap bersaing.












