Berita Utama

Pemkab Mulai Bangun Jalan Bukitkandung–Panjalanggan Senilai Rp11 Miliar

211
×

Pemkab Mulai Bangun Jalan Bukitkandung–Panjalanggan Senilai Rp11 Miliar

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, SOLOK – Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat 5 Desember 2025.

Penantian panjang masyarakat Nagari Bukitkandung akhirnya terjawab.

Pembangunan jalan Bukitkandung–Panjalanggan, yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan dan aspirasi warga, kini resmi dimulai dengan dukungan anggaran pusat lebih dari Rp11 miliar melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Sebagai wilayah perbatasan antara Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar, jalan ini memiliki peran vital dalam mobilitas masyarakat, distribusi barang, akses pendidikan, hingga pelayanan publik.

Namun selama bertahun-tahun, kondisinya rusak berat dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Aspirasi ini telah disuarakan sejak era pemerintahan Gamawan Fauzi, berlanjut pada masa Gusmal, Samsul Rahim, Gusmal kembali, Epyardi Asda, hingga akhirnya ditindaklanjuti dan direalisasikan pada masa Bupati Solok Jon Firman Pandu.

Bupati Jon Firman Pandu menegaskan bahwa pembangunan ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk masyarakat yang selama ini berada di wilayah terluar.

“Dengan dukungan anggaran pusat lebih dari Rp11 miliar yang disalurkan melalui Balai, kami ingin memastikan masyarakat Bukitkandung merasakan pemerataan pembangunan. Jalan ini akan membuka pintu ekonomi baru dan memberikan kenyamanan mobilitas bagi warga,” ujarnya.

Kontraktor pelaksana, PT Aska Beton Utama, telah menurunkan alat berat dan personel untuk memulai pekerjaan fisik di lapangan.

General Superintendent, Novariza, ST, menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan dan kolaborasi masyarakat agar pekerjaan berjalan lancar, aman, dan sesuai target waktu.

Bagi warga Bukitkandung, dimulainya pembangunan ini seperti menyaksikan babak baru yang mereka nantikan bertahun-tahun.

Setiap alat berat yang bergerak menandai awal perubahan—bahwa suara masyarakat akhirnya didengar dan diwujudkan. (Dioni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *