Kota Medan

Pemko Medan Minta Penambahan Sekolah Direvitalisasi pada 2026

336
×

Pemko Medan Minta Penambahan Sekolah Direvitalisasi pada 2026

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Pemerintah Kota Medan meminta pemerintah pusat menambah jumlah sekolah yang direvitalisasi pada 2026.

Permintaan itu disampaikan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat kunjungan kerja di Medan.

Permintaan tersebut disampaikan Zakiyuddin dalam acara Revitalisasi Pendidikan yang digelar di SMK Negeri 7 Medan, Minggu, 4 Januari 2026. Acara itu turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

“Alhamdulillah, tadi sudah saya sampaikan langsung dan insyaallah tahun 2026 kata Pak Menteri akan ditambah,” kata Zakiyuddin kepada wartawan seusai kegiatan.

Menurut Zakiyuddin, penambahan jumlah sekolah yang direvitalisasi penting mengingat masih besarnya kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Medan.

Revitalisasi sekolah, kata dia, menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

Pada 2025, Kota Medan memperoleh program revitalisasi untuk 48 satuan pendidikan dengan total anggaran lebih dari Rp47 miliar.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti merinci, revitalisasi tersebut mencakup 3 PAUD, 6 sekolah dasar, 6 sekolah menengah pertama, 20 sekolah menengah atas, 11 sekolah menengah kejuruan, dan 2 sekolah luar biasa.

Abdul Mu’ti menyebut progres pengerjaan revitalisasi menunjukkan hasil yang positif. Sebanyak 24 satuan pendidikan telah mencapai progres di bawah 95 persen, tiga sekolah berada pada tahap penyelesaian 95 hingga 99 persen, dan 21 sekolah telah selesai 100 persen.

“Secara keseluruhan ditargetkan selesai seratus persen pada akhir Januari 2026. Insyaallah Februari seluruh sekolah yang direvitalisasi sudah bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Abdul Mu’ti.

Selain membahas revitalisasi sekolah, Abdul Mu’ti juga menyampaikan kondisi sekolah-sekolah terdampak bencana alam di Sumatera Utara. Tercatat 1.215 sekolah terdampak bencana, seperti longsor dan banjir. Dari jumlah itu, sebanyak 1.157 sekolah telah siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar, 19 sekolah masih menggunakan tenda darurat, dan 29 sekolah lainnya masih dalam tahap pembersihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *