Peserta yang diterima akan memperoleh sejumlah fasilitas, antara lain pelatihan gratis, makan siang selama pelatihan, bantuan transportasi, perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian melalui BPJS Ketenagakerjaan, serta sertifikat pelatihan dari balai pelatihan. Peserta juga berkesempatan mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
Bidang pelatihan yang tersedia antara lain teknologi informasi dan komunikasi, kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi.
Beberapa program yang ditawarkan meliputi Internet of Things, instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, keamanan siber, pemasaran digital, hingga pengolahan pangan industri.
Menurut Darmawansyah, program pelatihan ini dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan industri.
“Lulusannya tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga kompetensi yang dapat langsung digunakan di dunia kerja,” ujarnya.(Anggi)












