Di sisi lain, jajaran kepolisian juga diminta untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem, terutama di jalur rawan dan titik penyeberangan, guna memastikan keamanan dan kelancaran arus balik tetap terjaga.
Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menegaskan pihaknya siap menindaklanjuti arahan pimpinan Polri dengan mengoptimalkan pengamanan di seluruh titik strategis, termasuk kawasan wisata Parapat yang menjadi destinasi favorit di Sumatera Utara.
“Kami memastikan seluruh personel tetap siaga dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, baik di jalur mudik, arus balik, maupun kawasan wisata, sehingga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan kelancaran lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan, Karo Ops Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan, serta sejumlah pejabat utama Polda Sumut lainnya.
Hadir pula Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, dan unsur Forkopimda lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Sumatera Utara dapat berjalan optimal, dengan situasi yang aman dan pelayanan maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi arus balik Lebaran.(Akbar)












