Sementara itu, hasil pemeriksaan swab terhadap tangan saksi IH tidak menemukan adanya residu tembakan.
Selain itu, dokter forensik yang melakukan autopsi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban, baik akibat benda tumpul maupun benda tajam.
“Dari hasil autopsi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan selain luka tembak pada bagian kepala,” jelasnya.
Meski demikian, penyidik masih terus mendalami latar belakang peristiwa tersebut, termasuk kemungkinan adanya persoalan pribadi maupun keluarga yang diduga menjadi faktor pemicu.
“Kami masih mendalami beberapa persoalan internal, baik yang berkaitan dengan kehidupan pribadi maupun keluarga korban,” kata Calvijn.
Sebelumnya, perempuan berinisial L ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Komplek Bumi Asri, Medan, pada Minggu (2/8/2026) sore.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk kepentingan autopsi dan penyelidikan lebih lanjut.(Akbar)












