Sumatera Utara

Proyek Penguatan Tebing Sungai Batang Serangan Dianggarkan Rp45 Miliar pada 2026

204
×

Proyek Penguatan Tebing Sungai Batang Serangan Dianggarkan Rp45 Miliar pada 2026

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pelaksanaan proyek penguatan tebing Sungai Batang Serangan di Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, pada 2026.

Proyek senilai Rp45 miliar ini diklaim sebagai upaya pengendalian banjir dan abrasi yang telah lama mengancam permukiman warga di bantaran sungai tersebut.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sumut, Rizal Hasibuan, mengatakan proyek tersebut masuk dalam daftar Proyek Strategis Daerah bidang infrastruktur pengendalian banjir.

Anggaran penguatan tebing Sungai Batang Serangan telah dialokasikan dalam APBD 2026.

Pemprov Sumut merencanakan pembangunan tanggul permanen sepanjang 800 meter. Pekerjaan fisik ditargetkan dimulai setelah proses kontrak rampung pada Maret 2026.

“Kita harapkan di bulan tiga sudah kontrak semua,” ujar Rizal, Rabu, 28 Januari 2026.

Sebelum pembangunan permanen dilakukan, pemerintah provinsi telah membangun tanggul semi permanen pada masa tanggap darurat dengan mengerahkan alat berat.

Langkah tersebut disebut sebagai penanganan sementara untuk menahan laju abrasi yang kian mendekati kawasan permukiman.

Namun, belum ada penjelasan rinci mengenai tingkat kerusakan tebing sungai maupun estimasi risiko jika proyek kembali mengalami keterlambatan.

Warga di sekitar Sungai Batang Serangan selama ini mengandalkan penanganan darurat yang bersifat sementara, sementara abrasi terus terjadi setiap musim hujan.

Pemprov Sumut menyebut proyek ini sebagai bagian dari komitmen Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam penyediaan infrastruktur dasar.

Sungai Batang Serangan telah ditinjau langsung oleh gubernur pada akhir 2025.

Meski demikian, efektivitas penanganan jangka panjang masih bergantung pada konsistensi pelaksanaan proyek dan pengawasan di lapangan.

Selain di Langkat, Pemprov Sumut juga merencanakan sejumlah proyek pengendalian banjir lainnya pada 2026, antara lain rehabilitasi Waduk Tanjungpura di Kabupaten Langkat, perkuatan tebing Sungai Aek Haidupan sepanjang 150 meter di Kabupaten Tapanuli Utara, serta perkuatan tebing Sungai Gomo sepanjang 100 meter di Kabupaten Nias Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *