Ia menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dan uji kompetensi bagi pejabat JPT Pratama di Kabupaten Blitar telah dilaksanakan secara transparan, dengan berlandaskan pada kualifikasi dan kompetensi.
Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks. “Saudara-saudara harus jeli melihat program prioritas. Pastikan setiap program benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Jangan berhenti pada output, tapi harus menghasilkan outcome dan impact yang jelas,” pesannya.
Acara pelantikan yang diakhiri dengan tepuk tangan meriah itu diikuti oleh delapan pejabat tinggi pratama yang baru dilantik, yakni Hendry Bagus Dwitanto, Tantowi Jauhari, Agus Zaenal Arifin, Antonius Nanang Adi Putranto, Heri Widyatmoko, Bayu Aji Mariska, Sisilia Dyah Kristiani, dan Wahyudi.
Dengan semangat baru dan komitmen untuk berinovasi, para pejabat tersebut siap melanjutkan pengabdian demi terwujudnya birokrasi yang kuat, efisien, dan berorientasi hasil.
“Tetap sehat dan semangat dalam membaktikan diri,” pungkas Bupati Rijanto, menutup malam penuh haru dan optimisme itu.(didik)












