Warga Keluhkan Galian Terbuka
Selain persoalan teknis, Rico juga mendengar langsung keluhan warga terkait sejumlah galian yang belum ditutup.
Warga menyampaikan bahwa kondisi tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama ketika hujan turun dan galian tertutup genangan.
Seorang warga bahkan mengaku ada pengendara yang terjatuh akibat kondisi jalan tersebut.
“Kemarin ada yang jatuh naik kereta hujan-hujan, cepat-cepat! Kami kan jualan, Pak,” ujar seorang warga kepada Rico.
Warga juga mempertanyakan pengerjaan yang berpindah ke titik lain ketika galian sebelumnya belum diselesaikan dan ditutup.
Seorang ibu meminta Pemko Medan memastikan galian segera ditutup, mengingat banyak anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi.
“Pak, di sini banyak anak-anak. Di sini kalau banjir dan hujan rawan, Pak. Daripada nanti anak-anak kenapa-kenapa gara-gara kayak gini, tolonglah Pak. Katanya mau ditutup besok, tapi tidak juga,” ujarnya.
Minta Galian Ditutup dan Dipasang Rambu
Menanggapi keluhan tersebut, Rico meminta Dinas PU memastikan setiap galian yang pekerjaannya telah selesai segera ditutup.
Menurutnya, galian terbuka sangat berisiko ketika hujan turun karena genangan dapat membuat lubang tidak terlihat oleh masyarakat.
“Kalau misal pas lagi memang hujan ini terjadi genangan, tak terlihat, akhirnya bisa masyarakat celaka. Makanya harus ditutup dahulu dan diselesaikan,” tegas Rico.
Ia juga meminta kontraktor maupun Dinas PU memasang rambu yang jelas di sekitar lokasi pekerjaan, khususnya pada bagian ujung area pengerjaan.
Selain itu, masyarakat sekitar diminta mendapat informasi yang jelas mengenai aktivitas proyek sehingga dapat lebih berhati-hati saat melintas.
“Penting sekali wilayah ini juga menyosialisasikan kepada masyarakat sekitar bahwa memang perlu berhati-hati dan juga memberi rambu di bagian ujung,” kata Rico.
Pemko Medan berharap pembangunan drainase tersebut tidak hanya menjadi bagian dari upaya mengurangi genangan, tetapi juga tetap memperhatikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung.(Akbar)












