Kepada perangkat daerah dan unsur terkait di Kota Medan, Zakiyuddin juga meminta agar kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan dan sinergi dalam mendukung kebijakan pertahanan negara di wilayah Kota Medan.
Sarana Sipil Perlu Dukung Kepentingan Pertahanan
Sementara itu, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Kementerian Pertahanan RI Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Sri Yanto, S.T., M.Si.(Han.), IPU, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Direktur Sumber Daya Alam dan Buatan (SDAB) Pothan Brigadir Jenderal TNI Wirawan Yanuartono, S.Sos., M.Sos., CGRA, mengatakan penataan sumber daya nasional menjadi komponen pendukung pertahanan negara penting dilakukan di tengah dinamika ancaman global yang semakin kompleks dan asimetris.
Ia menjelaskan, sesuai amanat peraturan perundang-undangan, sistem pertahanan Indonesia bersifat semesta dengan melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya.
Dalam sistem tersebut, Ditjen Pothan memiliki peran dalam mengintegrasikan sarana dan prasarana nasional sebagai komponen pendukung pertahanan negara.
“Asistensi yang kita laksanakan hari ini merupakan pengejawantahan dari upaya penataan sumber daya nasional menjadi Komponen Pendukung Pertahanan Negara,” ujar Wirawan saat membacakan sambutan Dirjen Pothan.
Menurutnya, pembangunan sarana prasarana sipil di berbagai wilayah, seperti transportasi, logistik, siber dan telekomunikasi, serta energi, tidak hanya berfungsi untuk menunjang pertumbuhan ekonomi.
Sarana dan prasarana tersebut juga perlu memperhatikan aspek dual-use atau fungsi ganda sehingga dapat dikonversi untuk kepentingan pertahanan negara dalam kondisi kontinjensi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Hasil kegiatan asistensi ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan strategis di tingkat pimpinan nasional,” katanya.
Atas nama Kementerian Pertahanan RI, Sri Yanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan asistensi penataan sarana prasarana, kesehatan, dan pergudangan komponen pendukung pertahanan negara tahun 2026 di Kota Medan.












