TERITORIAL24.COM, MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya bijak mengelola media sosial, terutama bagi kalangan anak-anak.
Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Medan di Balai Kota, Rabu, 4 Juni 2025.
“Media sosial seperti belanga yang sedang dimasak. Bila ada bahan berbahaya masuk, bisa merusak semuanya. Begitu juga dengan medsos yang tak memiliki batasan. Anak-anak perlu pembatasan dalam menggunakannya,” ujar Rico, didampingi Kepala Dinas Kominfo Arrahmaan Pane dan Kabag Prokopim Setda Kota Medan M. Agha Novrian.
Audiensi itu juga menjadi ajang pemaparan program literasi digital yang digagas SMSI Medan. Program tersebut menyasar siswa tingkat SD dan SMP agar lebih memahami dunia media siber, sekaligus mengenali bahaya konten digital yang tidak ramah anak.
“Program ini sangat baik. Selain memberikan edukasi, juga membantu sekolah dalam menyikapi berbagai isu di media sosial,” kata Rico.
Ketua SMSI Kota Medan, Irwan Manalu, mengatakan, program edukasi ini merupakan bagian dari kegiatan sosial SMSI yang ingin mendorong literasi digital di kalangan pelajar.
“Kami berharap dukungan penuh dari Pemko Medan agar program ini bisa berjalan optimal dan bermanfaat luas,” ujar Irwan.(Anggi)












