Warga Medan yang ingin bepergian di pagi hari dapat menggunakan KA Putri Deli keberangkatan pukul 07.15 WIB dari Medan, transit di Stasiun Tebing Tinggi, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan KA Datuk Blambangan pukul 11.20 WIB menuju Siantar.
Untuk perjalanan pulang dari Siantar menuju Medan pada malam hari, wisatawan dapat memanfaatkan KA Datuk Blambangan dari Stasiun Siantar pukul 20.35 WIB, tiba di Stasiun Tebing Tinggi pukul 21.30 WIB, dan melanjutkan perjalanan ke Medan dengan KA Putri Deli keberangkatan pukul 21.53 WIB.
“Pematangsiantar sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan destinasi wisata di Sumatera Utara memiliki daya tarik tinggi. Dengan tarif terjangkau sebesar Rp5.000 per penumpang, hadirnya penambahan relasi ini tidak hanya mendukung mobilitas rutin, tetapi juga mendorong pergerakan wisata dan kunjungan keluarga,” tambah Anwar.
KA Datuk Blambangan pertama kali dioperasikan pada 2 Desember 2022 melayani rute Stasiun Tebing Tinggi–Lalang seiring beroperasinya jalur Bandar Tinggi–Kuala Tanjung.
Kereta api kelas ekonomi ini beroperasi dengan satu rangkaian yang terdiri atas tiga kereta berkapasitas total 224 tempat duduk.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, KA Datuk Blambangan tercatat telah melayani 72.050 pelanggan di lintas operasionalnya.
”KAI Divre I Sumatera Utara mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kereta api sebagai pilihan transportasi publik. Dukungan masyarakat dalam menggunakan transportasi massal menjadi bagian penting dalam mewujudkan sistem mobilitas yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan di Sumatera Utara,” pungkas Anwar.(Anggi)












