Blitar Raya

UPT SD Negeri Slorok 01 Kabupaten Blitar Dorong Siswa Melek Tiga Bahasa melalui Program TRISAKA

295
×

UPT SD Negeri Slorok 01 Kabupaten Blitar Dorong Siswa Melek Tiga Bahasa melalui Program TRISAKA

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, BLITAR – UPT SD Negeri Slorok 01 Doko Kabupaten Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang cakap berbahasa melalui program TRISAKA: Tri Basa Ngrembaka. Program inovatif ini hadir sebagai jawaban atas tantangan era globalisasi, di mana penguasaan bahasa menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki siswa sejak dini.

Di tengah arus modernisasi, Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan wajib dikuasai dengan baik.

Namun, penggunaan Bahasa Jawa oleh generasi muda kian menurun, sementara kebutuhan akan Bahasa Inggris sebagai bahasa global semakin meningkat.

Kondisi ini mendorong sekolah untuk menghadirkan TRISAKA sebagai solusi strategis dalam memperkuat kemampuan berbahasa sekaligus menjaga kelestarian budaya daerah.

 

Belajar Satu Kata dalam Tiga Bahasa

 

TRISAKA dikemas dalam berbagai aktivitas menarik dan aplikatif. Setiap pagi, siswa memulai hari dengan salam sapa tri-bahasa seperti “Selamat pagi”, “Sugeng enjing”, dan “Good morning.” Sekolah juga memasang poster kosakata dalam tiga bahasa di berbagai sudut untuk memudahkan siswa mengingat kata-kata baru.

Dalam pembelajaran, guru mengintegrasikan kegiatan berbahasa melalui permainan edukatif, kuis, hingga drama sederhana.

Siswa didorong untuk terbiasa melakukan code-switching atau berpindah bahasa sesuai konteks, tanpa kehilangan makna komunikasi.

 

Perpaduan Pendidikan Bahasa dan Pelestarian Budaya

 

TRISAKA bukan sekadar program belajar bahasa, tetapi juga wadah untuk membentuk identitas budaya dan kesiapan global.

Bahasa Jawa menjadi pintu pelestarian kearifan lokal, Bahasa Indonesia memperkuat jati diri nasional, sementara Bahasa Inggris membuka wawasan internasional.

Program ini diikuti oleh seluruh siswa, dengan pendampingan guru Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, dan Bahasa Inggris.

Kosakata yang telah dipelajari juga disimpan dalam sebuah file daring yang dapat diakses kapan pun oleh siswa, sehingga pembelajaran dapat berlangsung berkelanjutan.

 

Evaluasi Melalui Drama dan Interaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *