Tak hanya untuk para seniman, Bobby Nasution juga memberikan perhatian khusus kepada pelaku UMKM. Ia mengimbau mereka untuk mendaftarkan usaha mereka melalui sistem barcode yang sudah disediakan di depan gedung.
“Pemilihan tidak hanya berdasarkan ukuran atau kualitas usaha yang sudah besar, tetapi kami ingin mencari mereka yang memiliki tekad untuk berkembang dan meningkatkan kualitas.
Dengan sistem ini, kami berharap komposisi pelaku seni, budaya, dan UMKM bisa seimbang dan berjalan dengan baik,” jelas Bobby Nasution.
Di penghujung sambutannya, Bobby Nasution mengingatkan semua pihak, khususnya unsur Forkopimda, untuk menjaga Gedung Warenhuis yang memiliki nilai sejarah tinggi ini. Ia menegaskan bahwa gedung ini adalah aset milik Pemko Medan dan harus dijaga bersama.
“Kita harus berkolaborasi untuk menjaga dan memanfaatkan gedung ini dengan sebaik-baiknya. Saya yakin gedung ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Medan,” tegas Bobby Nasution.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan, Alexander Sinulingga, dalam laporannya menjelaskan bahwa Gedung Warenhuis dibangun pada tahun 1916 dengan gaya arsitektur Eropa dan merupakan salah satu gedung cagar budaya di Kota Medan.
Revitalisasi gedung ini, menurut Alex, menunjukkan komitmen Pemko Medan untuk terus melestarikan bangunan bersejarah dan menjadikannya lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Setelah revitalisasi, kini gedung Warenhuis kembali menunjukkan pesonanya. Ini membuktikan bahwa Pemko Medan berupaya menjaga dan melestarikan bangunan cagar budaya yang ada,” kata Alex.
Acara peresmian Gedung Warenhuis tidak hanya dimeriahkan dengan pameran produk UMKM dan barang-barang antik, tetapi juga penampilan fashion show dari desainer-desainer ternama, menambah kemeriahan suasana dan menunjukkan sisi kreatif yang dimiliki kota Medan.
Dengan revitalisasi ini, Gedung Warenhuis kini tidak hanya sebagai saksi sejarah, tetapi juga sebagai pusat budaya dan ekonomi yang akan menghidupkan kembali semangat kreativitas dan kewirausahaan di Kota Medan.(Anggi)












