Bisnis dan Teknologi

Percepat Distribusi ke Pelabuhan, KAI Sumut Angkut 9.855 Ton CPO di April 2026

33
×

Percepat Distribusi ke Pelabuhan, KAI Sumut Angkut 9.855 Ton CPO di April 2026

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatatkan performa gemilang pada sektor angkutan logistik, khususnya komoditas Crude Palm Oil (CPO).

Selama periode April 2026, volume distribusi CPO melalui jalur kereta api mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Data menunjukkan bahwa pada April 2026, KAI Divre I Sumatera Utara telah mendistribusikan sebanyak 9.855 ton CPO.

Angka ini meningkat sebesar 766 persen dibandingkan capaian April 2025 yang sebesar 1.137 ton. Secara bulanan, volume April 2026 juga naik 38 persen dibandingkan Maret 2026 yang tercatat sebanyak 7.125 ton.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa capaian ini mempertegas peran strategis kereta api dalam rantai pasok industri sawit di Sumatera Utara.

“Sumatera Utara merupakan salah satu produsen kelapa sawit terbesar di Indonesia dengan sejarah panjang sejak sebelum kemerdekaan.

Perlu diketahui bahwa angkutan CPO dengan moda transportasi kereta api saat ini hanya tersedia di wilayah Sumatera Utara,” ujar Anwar.

Secara kumulatif, selama periode Januari hingga April 2026, KAI Divre I Sumatera Utara telah mendistribusikan total 32.423 ton CPO. Angka ini tumbuh 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar 25.265 ton.

Anwar menambahkan, kehadiran layanan kereta api sangat vital dalam mempercepat distribusi dari Pabrik Kelapa Sawit (PKS) menuju gerbang ekspor dan pusat industri.

“Kehadiran kereta api mempermudah distribusi CPO dari PKS menuju pelabuhan seperti Belawan dan Kuala Tanjung untuk memenuhi permintaan pasar di luar Sumatera Utara.

Selain itu, angkutan CPO juga dikirim menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, yang menjadi pusat industri hilir berbasis sawit,” tambahnya.

Selain untuk kebutuhan industri turunan, CPO juga berperan sebagai bahan baku utama biodiesel. Pemanfaatan biodiesel sebagai campuran solar mampu menghasilkan emisi gas buang yang lebih rendah dan ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *