MEDAN I TERITORIAL24.COM – Polda Sumatera Utara mencatat 6.046 kegiatan penindakan dan teguran selama enam hari pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.082 merupakan teguran, 813 tilang manual, dan 151 penindakan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile.
Berdasarkan data hingga Sabtu (31/10/2026), penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas tersebut lebih mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan Operasi Patuh Toba 2026 tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional dan proporsional, namun edukasi serta teguran juga menjadi bagian penting agar masyarakat memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan bersama,” ujarnya.
Menurut Ferry, tingginya jumlah teguran menunjukkan bahwa personel di lapangan mengedepankan pendekatan persuasif dalam mengingatkan masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas.
Ia menegaskan, tujuan utama operasi bukan sekadar memberikan sanksi, melainkan menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas tanpa harus menunggu kehadiran petugas.
“Tujuan utama kami bukan sekadar melakukan penindakan, tetapi membangun kesadaran. Kami ingin masyarakat tertib bukan hanya ketika ada petugas, melainkan karena memahami bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bentuk perlindungan bagi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” katanya.
Dalam perbandingan dengan Operasi Patuh Toba 2025, data rekapitulasi Polda Sumut menunjukkan jumlah penindakan turun 31,7 persen. Pada periode enam hari yang sama, penindakan tercatat sebanyak 1.869 pada 2025, sedangkan pada 2026 sebanyak 1.277.
Sementara itu, jumlah kegiatan penegakan hukum selama enam hari pelaksanaan operasi tahun ini menunjukkan peningkatan dari hari ke hari.
Pada hari pertama tercatat 675 kegiatan, hari kedua 864 kegiatan, hari ketiga 1.176 kegiatan, hari keempat dan kelima masing-masing 1.027 kegiatan, serta hari keenam sebanyak 1.277 kegiatan.












