Opini

‎Aktif dan Pasif dalam Hipokritsi: Ketika Kata dan Diam Sama-Sama Berbicara.‎Belajar Memaknai Komunikasi ‎

228
×

‎Aktif dan Pasif dalam Hipokritsi: Ketika Kata dan Diam Sama-Sama Berbicara.‎Belajar Memaknai Komunikasi ‎

Sebarkan artikel ini

‎Oleh : Jufri

Ilustrasi (foto:Al)

‎Aktif hipokritsi melukai melalui kata-kata yang tidak tulus.

‎Pasif hipokritsi melukai melalui diam yang penuh perhitungan.

‎Namun kita tidak boleh terjebak dalam sinisme bahwa semua hal pasti didorong kepentingan semata.

Masih ada orang-orang yang berjuang dengan niat tulus, meski tidak sempurna. Masih ada ruang untuk kejujuran, meski tidak selalu populer.

‎Masyarakat yang sehat membutuhkan orang-orang yang berani konsisten, baik ketika memuji maupun ketika mengkritik.

Bukan karena siapa yang sedang berkuasa, tetapi karena nilai apa yang sedang dipertahankan.

‎Sebab komunikasi yang bermartabat bukan hanya soal kefasihan berbicara, melainkan keberanian untuk tetap jujur, meski posisi berubah, meski arus bergeser, meski keuntungan menggoda.

‎Dan mungkin, tugas kita bukan memastikan dunia ini sepenuhnya bebas dari hipokritsi. Tetapi memastikan diri kita tidak ikut menambahkannya

‎Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *