Pernyataan ini disambut hangat oleh para peserta yang merasa dihargai atas dedikasi dan kerja keras mereka selama latihan.
Rendah Hati Sebagai Mahkota Seorang Pesilat
Salah satu pesan terpenting yang disampaikan Yasser adalah pentingnya menjaga kerendahan hati meskipun memiliki kemampuan bela diri.
Ia menegaskan bahwa ilmu tidak boleh melahirkan kesombongan.
“Petarung sejati tidak penakut. Ia harus berani menghadapi siapapun jika itu benar dan untuk membela diri. Tapi jangan sombong hanya karena punya ilmu bela diri. Sombong bukan ciri petarung sejati. Petarung sejati itu harus rendah hati,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi penutup yang kuat dan menginspirasi para peserta untuk bertarung dengan kepala tegak namun hati tetap tunduk pada nilai-nilai luhur.
Momentum Pembinaan dan Pelestarian
Kejuaraan Cimande Cup II di Tebing Tinggi bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter dan pelestarian tradisi.
Melalui kehadiran tokoh seperti Yasser Albantani AMK, kegiatan ini semakin bermakna sebagai wadah pembentukan generasi muda yang kuat, beretika, dan mencintai budayanya.
Acara pembukaan berlangsung dalam suasana hangat, penuh semangat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dalam dunia persilatan.
Dengan pesan moral yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, Cimande Cup II Sumut diharapkan menjadi tonggak penting dalam melahirkan pesilat-pesilat berbakat sekaligus berkarakter.***












