Ia juga menyayangkan tindakan anarkis yang terjadi di acara yang dihadiri pejabat Pemprov Sumatera Utara dan tokoh ormas Islam.
Saat ini, pihak KAKAMMI Sumut fokus pada penanganan korban dan berencana menempuh jalur hukum.
“Kami menolak dan mengutuk segala bentuk kekerasan. Ini tidak mencerminkan sikap kaum intelektual,” tutup Abdul Rahim.***












