TERITORIAL24.COM, MEDAN — Pemerintah Kota Medan memastikan bantuan kemanusiaan berupa 30 ton beras dari Red Crescent Uni Emirat Arab tetap disalurkan kepada masyarakat melalui organisasi kemanusiaan yang ditunjuk langsung oleh pemberi bantuan.
Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan pengalihan penyaluran bantuan dilakukan agar bantuan tersebut dikelola oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) sebagai lembaga nonpemerintah yang ditunjuk Red Crescent UEA.
“Bantuan tersebut sudah disalurkan ke MDMC sebagai NGO yang ditunjuk Red Crescent UEA,” kata Rico di Medan, Rabu 17 Desember 2025.
Rico menegaskan langkah tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian serta komitmen pemerintah daerah terhadap transparansi pengelolaan bantuan, khususnya bantuan yang berasal dari luar negeri.
Ia menekankan bantuan tersebut tidak ditolak, melainkan dialihkan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan pemberi bantuan.
“Perlu digarisbawahi, bantuan tersebut bukan ditolak, tetapi dialihkan ke MDMC,” ujarnya.
Hal senada disampaikan perwakilan MDMC, Irsan Armadi. Ia membenarkan bahwa bantuan 30 ton beras tersebut telah diserahkan oleh perwakilan Red Crescent UEA pada Rabu, 17 Desember 2025.
“Bantuan ini akan segera disalurkan karena banyak warga Medan yang membutuhkan,” kata Irsan.
Bantuan beras tersebut ditujukan untuk membantu warga terdampak kondisi sosial dan ekonomi di Kota Medan.(Anggi)












