Sorotan Publik terhadap ACC Finance
Kasus ini memicu pertanyaan besar soal tanggung jawab manajemen ACC Finance. Publik menilai perusahaan gagal mengawasi debt collector hingga berujung pada aksi premanisme.
Peristiwa di Labuhanbatu ini menambah daftar panjang kasus kekerasan debt collector di Indonesia.
Selain mengancam kebebasan pers, kasus ini juga menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum untuk menindak pelaku tanpa pandang bulu.***(TIM)












