Sumatera Utara

DHD BPK 45 Sumut Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Bobby Nasution Minta Semangat Kejuangan Ditularkan ke Generasi Muda

40
×

DHD BPK 45 Sumut Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Bobby Nasution Minta Semangat Kejuangan Ditularkan ke Generasi Muda

Sebarkan artikel ini

TERITORIAL24.COM, MEDAN – Kepengurusan Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan (DHD BPK) 45 Sumatera Utara masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (4/8/2026).

Pelantikan yang berlangsung menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu menjadi momentum memperkuat semangat nasionalisme dan nilai-nilai perjuangan di tengah generasi muda.

Pelantikan dihadiri Ketua Dewan Paripurna Nasional BPK 45 Jenderal TNI (Purn) H. Agustadi Sasongko Purnomo, Sekretaris Jenderal Dewan Harian Nasional (DHN) BPK 45 Brigjen Pol (Purn) Dr. H.H. Ma’sun Amin, M.Pd, Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Sumut H. Surya, Gubernur Sumut ke-17 Tengku Erry Nuradi, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, unsur Kodam I/Bukit Barisan, Polda Sumut, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, mahasiswa, serta perwakilan Dewan Harian Cabang (DHC) BPK 45 dari 14 kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Nasution menegaskan bahwa slogan “NKRI Harga Mati” harus menjadi semangat yang tertanam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, nilai-nilai perjuangan 1945 tidak boleh hanya menjadi sejarah, tetapi harus terus diwariskan kepada generasi muda.

“Semangat Kejuangan 45 jangan hanya menjadi bahan candaan, tetapi harus menjadi semangat jiwa muda yang terus berkobar. Sumpah Pemuda 1928 lahir dari gagasan para pemuda dari Aceh hingga Papua yang bersatu demi Indonesia. Semangat itulah yang akhirnya mengantarkan bangsa ini meraih kemerdekaan pada 1945,” ujar Bobby.

Ia berharap DHD BPK 45 Sumut dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda, sekaligus memperkuat organisasi hingga ke seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.

“Kami yang muda-muda ini sudah menganggap diri sebagai bagian dari DHD. Karena itu, kami berharap terus diingatkan apabila ada kebijakan yang kurang tepat. Tugas kami adalah melayani masyarakat Sumut, dan nilai-nilai perjuangan harus terus diwariskan kepada anak-anak muda,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *