Bobby juga mencontohkan penanganan bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025. Menurutnya, dampak bencana tersebut dapat ditangani berkat kolaborasi seluruh pihak terkait.
Ia menyebutkan jumlah masyarakat terdampak mencapai 1.803.715 jiwa, dengan 11.209 orang mengungsi, 375 orang meninggal dunia, lima orang mengalami luka-luka, dan 41 orang dinyatakan hilang.
Sebagai bentuk komitmen percepatan pemulihan pascabencana, Pemprov Sumut mengalokasikan dukungan fiskal melalui Transfer ke Daerah (TKD) untuk rehabilitasi dan rekonstruksi tahun 2026-2028 sebesar Rp23,33 triliun.
Selain itu, terdapat tambahan TKD tahun 2026 sebesar Rp1,134 triliun.
Sementara itu, Wakil Komandan Sesko TNI Teguh Puji Raharjo mengatakan, KKDN Pasis Dikreg LV Sesko TNI Tahun Ajaran 2026 diikuti 60 peserta.
Kegiatan tersebut bertujuan membekali calon pemimpin TNI dengan wawasan strategis, pengalaman empiris, serta kemampuan menganalisis penataan wilayah pertahanan secara langsung di daerah.
“Juga memitigasi ancaman dan bencana. Untuk meningkatkan kemampuan pasis dalam mendeteksi, menganalisis, serta melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi ancaman,” pungkasnya.
Turut hadir pada kegiatan tersebut pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sumut serta jajaran perwira TNI.(Anggi)












