TERITORIAL24.COM,TEBING TINGGI – Gelombang protes akibat penertiban sepihak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Masjid Agung dan SMAN 3 Tebing Tinggi terus bergulir.
Atas nama Fraksi PKS DPRD Kota Tebing Tinggi, pihak legislatif kini angkat bicara dan mendesak Wali Kota untuk segera memberikan solusi kemanusiaan bagi para pedagang kecil tersebut.
Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Kota Tebing Tinggi dari Fraksi PKS, Anda Yasser Albantani, AMK, meminta Wali Kota Tebing Tinggi agar mengizinkan para pedagang kembali berjualan di lokasi semula demi menyambung hidup.
Fraksi PKS Pertanyakan Alasan Instruksi Wali Kota
Mewakili suara fraksinya, Anda Yasser Albantani, AMK mempertanyakan dasar serta alasan kuat di balik perintah Wali Kota Tebing Tinggi kepada Satpol PP untuk menggusur puluhan pedagang kecil.
Kebijakan ini dinilai sangat mengejutkan, terlebih karena dilakukan tanpa adanya sosialisasi awal dan kelengkapan administrasi yang sah seperti Surat Perintah Tugas (SPT).
“Kami atas nama Fraksi PKS perlu mempertanyakan, apa sebenarnya alasan mendasar hingga Wali Kota memerintahkan Satpol PP melakukan penertiban seketat itu kepada pedagang kita,” ujar Anda Yasser kepada media,Senin(22/6/2026).
Desak Satpol PP Bertindak Humanis dan Tidak Arogan
Selain menyoroti instruksi dari kepala daerah, Wakil Ketua Komisi 2 DPRD ini juga mengkritik keras cara kerja aparat penegak peraturan daerah (perda) di lapangan.
Fraksi PKS menegaskan bahwa dalam menegakkan peraturan, Satpol PP seharusnya mengedepankan cara-cara yang persuasif dan santun.
“Tindakan Satpol PP di lapangan juga harus humanis, jangan arogan. Menertibkan itu bukan berarti harus merusak barang dagangan atau memperlakukan masyarakat kecil dengan kasar,” tegas politisi PKS tersebut.
Utamakan Sisi Kemanusiaan di Tengah Sulitnya Ekonomi
Fraksi PKS mengingatkan bahwa dalam kondisi ekonomi yang serba sulit seperti saat ini, pemerintah daerah seharusnya lebih mengedepankan rasa kemanusiaan.
Ia menegaskan, jika aturan lokasi melulu menjadi satu-satunya acuan kaku, maka ada banyak pelanggaran lain di kota ini yang juga harus ditindak.












